Tulung Rejo, kecamatan kecil di Pare, kabupaten Kediri ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Pamor akan pusat belajar bahasa inggris sudah sangat melekat dan menjadi tujuan utama bagi siapapun yang ingin meng-upgrade kemampuan bahasa Inggrisnya.. saya pun sudah lama tertarik untuk belajar di Pare, keinginan itu baru terwujud setelah saya lulus kuliah dan memiliki banyak waktu luang untuk belajar disana. Sehingga dalam waktu 2 bulan, saya manfaatkan betul belajar bahasa inggris disana. Harga kursus yang terbilang miring, membuat saya bersemangat untuk mengambil banyak program disini. Alhamdulillah setelah belajar disana, nilai Toefl saya jadi meningkat bagus, lumayan bisa digunakan untuk apply scholarship master degree..

Pertama kali saya datang ke Pare bertepatan dengan liburan semester anak sekolahan ataupun mahasiswa (Juli,2011). Sangat sulit mencari asrama/camp, kos, semuanya penuh. Akhirnya dengan susah payah dan lobbying, saya bisa tinggal di salah satu rumah seseorang yang sangat baik hati yaitu di jl.Brawijaya dan hanya 2 minggu saja. Setelah itu saya pindah ke Mahesa Princess Camp 4, disini saya banyak bertemu teman2 hebat yang sangat menyenangkan. Satu bulan terakhir saya tinggal di Cherry Camp. Karena tinggalnya 1 bulan (paling lama dibanding camp yang lain), rasa kekeluargaan di camp ini sangat tinggi, dan banyak hal yang sulit dilupakan disini, dan saya banyak menemukan orang-orang hebat yang menginspirasi saya.

Dalam 2 bulan ini saya telah menjalani kursus di Mahesa Institute, Marvelous, Cherry, Elfast, Kresna, dan Mr. Bob class.  Satu bulan pertama terbilang sangat padat, karena saya mulai masuk jam 05.30 pagi hingga 21.00 malam, dan saya harus berpindah-pindah tempat kursus dalam waktu tersebut. Sedangkan satu bulan terakhir saya hanya mengambil beberapa kelas saja, selain karena sudah masuk bulan puasa (Agustus 2011) juga ingin melatih dan mengevaluasi kemampuan speaking dan writing sendiri.

Pengalaman saya di Mahesa juga sangat menyenangkan, saya memiliki 2 teman dekat yang sangat cheerful dan memiliki semangat tinggi dalam belajar, yang satu dari UI dan satu lagi dari Universitas Muhammadyah Malang, Mila dan Jeffry. Mungkin mereka tidak tahu,tapi sebenarnya mereka adalah inspiring person saat saya belajar bersama-sama di Mahesa, dan saat ini semangatnya masih sangat terasa. Latihan-latihan Toefl yang intensif sangat membantu test toefl ITP saya di kampus, dan tentunya diimbangi dengan latihan-latihan sendiri yang bisa membangkitkan kepercayaan diri kita. Hal yang paling menarik adalah ketika saya ditodong Mr.Safril untuk ngisi diklat Jurnalistik di camp mahasiswa IKJ Jkt, ouh..karena Mr. Safril tahu kalau saya ikut Pers Mahasiswa di Kampus saya (UB). Itu adalah pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, thanks for Mr.Safril.

Marvelous. Nah saya belajar speaking disini, mulai dari dasar hingga debat. Oya teacher saya disini umurnya sama dengan saya lho, that’s awesome..  Sebenarnya banyak juga teacher2 muda di Pare, jangan lihat mudanya, tapi kemampuannya.. (^_^)one of inspiring persons.  Di sini saya juga banyak bertemu dengan banyak sekali kwan2 yang hebat, bahkan mereka yang belajar disini ada juga yang berasal dari luar Jawa. Saking banyaknya inspiring persons disini, aku tidak bisa menyebutkannya satu persatu, tapi dari semuanya, yang paling dekat dengan aku adalah Rahmy dan Dian. Rahmy kuliah di UI dan Dian kuliah di ISI. Semangat mereka dalam belajar speaking sangat tinggi, kapan pun dimana pun kita slalu speak up dan berusaha ngomong bahasa Inggris walau awalnya nggak lancar, huhu.. Selain itu, share kita juga bisa dibilang seperti seorang sahabat, curhat, dll.. They are really great persons..

Di simpang lima Gumul, bersama teman2 Marvelous..
with Rahmy..

Kresna dan Mr. Bob. Di Kresna, saya belajar grammar dan bertemu Ryry disana. Ryry adalah anak Hukum UI. Lalu dia mengajakku untuk join kursus di Mr.Bob selama 2 minggu. Di Mr.Bob Class, saya belajar speaking. Jadi tiap pertemuan semuanya harus speak up, speak up, dan speak up… Ini benar2 mendorong dan memaksa kita untuk speaking, terutama menumbuhkan rasa percaya diri kita. Karena kalo kita nggak percaya diri sangat susah untuk mulai berbicara,hee.. Oya salah satu teman di kelas ini ada yang berprofesi sbg fotografer dan jurnalis.. Walaupun kelasnya Cuma singkat/2minggu, tapi di kelas ini sangat menyenangkan..

Seusai kelas di Mr. Bob ^_^

Di Elfast, saya ambil kelas Translation dan Writing.  Sengaja pilih 2 kelas ini karena kupikir sangat penting untuk bekal di master degree nanti. Ternyata memang sangat penting. Rata-rata yang ambil kelas ini adalah teman-teman yang mau berangkat sekolah ke Luar Negeri (LN), conference ke LN, dan lanjut studi s2. Tapi beberapa juga masih ada yang kuliah s1 dan SMA, dan ada juga seorang penulis (wah..) Oleh karena itu, 2 kelas ini sangat menginspirasi.. Mr. Shan (teacher-ku) sangat berbaik hati juga karena mau membantu mengoreksi Abstract penelitianku,thanks so much.  Aku belajar banyak disini tentang bagaimana apply conference dan beasiswa ke LN. Teman-teman juga sangat antusias, karena kita memiliki keinginan yang sama.. Shinta adalah teman paling dekat di Elfast, dia sangat baik hati dan selalu memotivasi.. Sedangkan yang lainnya ada Cupang (Siti), Omi, Rio, Beibs, Putri dan Mona.. aku akan slalu merindukan kalian..

Pulang bareng yuuuk..- Gowes bersama teman2 Elfast. Di Pare, banyak sekali persewaan sepeda..
-Elfast- Seusai kelas.. with Mr. Shan

Cherry adalah camp full English area, jadi ada punishment kalo kita nggak speaking in English,hee.. Hal ini sangat bagus untuk memacu kita berbahasa Inggris. Selain camp, disini juga ada kelas. Kelas yang saya ikuti adalah vocab & pronounciation dan public speaking. Di camp ini, rasa kekeluargaannya tinggi. Disini aku bertemu dengan Ifa, dia masih sangat muda-19 tahun, but she’s so brilliant..Sangat percaya diri dan memiliki kemampuan sosialisasi yang baik. Selain itu dia selalu memotivasi teman2 yang lain sehingga semua member camp sangat bersemangat mengikuti kelas. Yang lainnya ada Hafsah, Rosi,miss Austin, Humairo, Leily,Putri, dll.. Thanks for all of your kindness.. I always miss U all..

Foto di studio brsama teman2 di Cherry..
Say Goodbye. Hari terakhir..waktu aku mau pulang ke Surabaya (24 Agusts '11)

Pengalaman di Pare membuat saya slalu terpacu untuk memompa kualitas diri. Dua bulan telah berlalu, namun semangat itu selalu ada.. Masih ada hari ini dan esok sehingga kita tidak akan berhenti belajar..Thanks for all.. I have learnt many things from all of U..  Let’s grab our future.. I’m pretty sure we can!