Pernahkah kamu melihat buah Nam-Naman? Pembicaraan nostalgia kala itu dengan Bapak akhirnya membuat saya penasaran tentang buah ini. Buah yang tergolong langka dan kaya manfaat.

Buah Nam-nam. foto: Ditra usaha (Bukalapak)

            Suatu sore, saya berbincang dengan Nenek saya (86th) tentang penyebab meninggalnya salah satu putranya (adiknya bapak saya) saat masih kecil. Kemudian Bapak ikut nimbrung dalam pembicaraan kami dan lanjut ngobrol tentang pengobatan jaman dulu.

            Bapak juga menceritakan saat balita pernah mengalami diare akut hingga tidak sadar. Tetapi Alhamdulillah Bapak bisa melewati masa-masa itu. Saat bapak mulai pulih, seseorang yang dipanggil “Mbah Tugio”, datang ke rumah bapak. Umurnya lebih tua dari kakek saya. Mbah Tugio tidak memiliki anak, sehingga beliau sangat suka dengan anak-anak, termasuk bapak.

            “Oalah nak, akhire kowe selamet”, begitu kata Mbah Tugio keesokan harinya saat menjenguk Bapak. Wajahnya bahagia setelah tahu bapak berhasil pulih.

            Mbah Tugio senang sekali mengajak Bapak kecil ke jalan-jalan ke sawah, kadang memandikan bapak, juga sering memijat bapak. Bapak senang juga bermain di rumahnya. Dalam ingatan Bapak, ada sebuah pohon langka di rumah mbah Tugio. Aku semakin penasaran pohon apakah itu.

            “Di daerah Bapak, orang nyebutnya buah Nam-naman. Buahnya menempel di batang seperti buah kepel. Rasa daging buahnya asam” ucap Bapak.

Pohon Nam-Nam. Foto: DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

            Aku langsung googling tentang buah itu. Aku tunjukkan gambarnya pada Bapak apakah benar buah ini yang di maksud. Bapak mengiyakan dengan wajah sumringah.

            “Wah masih ada rupanya. Tetapi di daerah Bapak sudah tidak ada yang punya. Dulu di kampung Bapak cuma mbah Tugio yang punya” ucap Bapak.

Semasa kecil, Bapak tinggal di kertosono, Jawa Timur, tepatnya di kecamatan Ngronggot. Desa nenekku itu kini sudah bertambah ramai.

            Pohon nam nam bisa dibibitkan melalui bijinya atau okulasi. Jika dibibitkan dengan biji, akan lama berbuah sekitar 4 tahun usia tanam. nam nam adalah tumbuhan pohon, yang tidak terlalu tinggi, lebih kurang 3 meter.

            Mengutip dari web Tabloid sinar tani, Pohon nam nam memiliki kulit batang halus berbintil, kecokelatan atau abu-abu, batangnya berbonggol-bonggol, dan ranting yang berkelak-kelok. Daun majemuk dengan sepasang anak daun. Daun muda berwarna putih atau merah jambu terang, menggantung lemas seperti  saputangan.

Buah nam nam . (detikhealth-detik.com)

Buah polong berbentuk ginjal keriput yang ujungnya meruncing, tumbuh di batang, hingga dekat ke tanah. Warnanya cokelat bersisik ketika muda dan menjadi kehijauan atau kekuningan apabila masak. Namnam berbiji satu butir, berbentuk ginjal pipih. Buah Nam nam juga kaya manfaat yaitu meningkatkan kekebalan tubuh, sumber vitamin C, mencegah sebelit, menurunkan berat badan, dan lain-lain.

Sepenggal cerita Bapak kali ini menambah pengetahuanku. Bapak selalu punya cerita untuk dibagikan. ^.^